Sabtu, 16 Desember 2017

5 Kampung Wisata di Malang Raya yang Cocok untuk Menghabiskan Waktu Libur

Malang Raya adalah salah satu kota wisata di Jawa Timur yang terkenal hingga ke Eropa. Setiap tahun, ada ribuan turis asing yang datang ke sini untuk menikmati kuliner, nostalgia dengan aneka bangunan kolonial, hingga menjelajahi beberapa tempat wisata yang menarik di kawasan pegunungan hingga pesisir.

Nah, di antara tempat wisata yang ada di Malang Raya, ada beberapa desa yang dikelola menjadi destinasi pelesiran. Penduduk setempat dan pencanang program desa wisata membuat tempat mereka tinggal menjadi unik dan layak untuk dikunjungi.

Berikut 5  kampung wisata di Malang Raya yang sangat direkomendasikan.

1. Kampung Warna-Warni Jodipan

Kampung Warna-Warni Jodipan - jeepbromo.com
Kampung pertama yang sangat direkomendasikan oleh wisatawan adalah Jodipan. Kampung ini terletak dekat dengan stasiun kereta api Kota Baru. Jarak antara stasiun ke lokasi ini sekitar 500 meter. Anda bisa datang ke tempat ini dengan berjalan kaki selama 15-20 menit saja.

Kampung Warna-warni Jodipan menawarkan banyak hal menarik untuk wisatawan yang datang ke sini. Pertama, wisatawan bisa mengambil foto dengan latar belakang tembok warna-warni. Selanjutnya, wisatawan juga bisa mengambil foto dari Jembatan Brantas dengan latar belakang kampung dari ketinggian dan jembatan kereta api.

Setelah puas berkeliling, wisatawan bisa melanjutkan perjalanan ke kampung wisata seberang dari Jodipan. Kampung yang diberi nama Tridi itu masihditangani satu pengelola dengan Jodipan meski isi kampungnya sedikit berbeda karena memiliki banyak gambar 3D di tembok.

Anda bisa datang ke Kampung Tridi dengan melintasi jembatan kaca yang dibangun oleh pengembang. Dari jembatan kaca yang tidak jauh dari jembatan kereta apiini, Anda bisa merasakan sensasi menegangkan seperti sedang melayang di udara.

2. Kampung Wisata Pujon Kidul

Kampung Wisata Pujon Kidul - services.lampungpro.id
Kampung wisata selanjutnya yang bisa dikunjungi berada di kawasan Pujon Kidul, Kota Batu. Desa ini bisa ditempuh selama 1,5 jam dari pusat Kota Malang menggunakan kendaraan umum seperti taksi atau angkutan online. 

Wisatawan yang ingin datang ke sini disarankan untuk datang pagi hari saja. Kalau menggunakan kereta, usahakan yang malam agar bisa sampai Malang saat pagi hari. Anda bisa pesan tiket kereta api di situs resmi Traveloka untuk mengetahui jadwal dengan jelas dan juga memilih tempat duduk yang diinginkan.

Setelah menempuh perjalanan yang cukup panjang, Anda akan disambut dengan pemandangan desa yang memikat. Sejauh mata memandang hanya akan ada sawah yang hijau dan pegunungan yang ada di belakangnya. Anda bisa mengabadikan pemandangan indah ini dengan kamera.

Di dalam kampung, Anda bisa menyaksikan rumah penduduk yang terlihat asri dan penuh dengan tanaman bunga. Saat musim panas, bunga di sini akan bermekaran dan Anda bisa membelinya untuk dibawa pulang.

3. Kampung Topeng

Kampung Topeng - img.okezone.com
Terletak di Tlogowaru, Malang, Kampung Topeng adalah tempat wisata baru yang difungsikan sebagai tempat pelestarian budaya dan kerajinan. Pencanang kampung ini ingin mengembangkan kembali kerajinan topeng malangan yang sudah mulai hilang ditelan zaman.

Kampung topeng memiliki banyak koleksi topeng dari yang kecil hingga besar. Topeng ini dipajang dengan rapi di bagian pintu masuk dan dekat rumah-rumah warga. Selain topeng yang sudah jadi, Anda bisa melihat bagaimana seniman membuat topeng ini dengan sangat baik mulai dari masih berbentuk kayu hingga diberi pola, dipahat, dan diwarnai.

Kalau Anda ingin menikmati kampung dengan leluasa disarankan datang pagi atau menjelang sore. Saat waktu-waktutersebut, suasana di sini akan sejuk dan tidak panas, selain itu Anda bisa menikmati aneka koleksi patung tanpa harus berdesak-desakan dengan orang lain.

4. Kampung Wisata Kungkuk

Kampung Wisata Kungkuk - kasembonraftingmalang.com
Kampung Wisata Kungkuk yang berada di Bumiaji, Baru menawarkan tempat wisata unik berupa kegiatan mancakrida. Tamu yang datang ke sini bisa membeli tiket untuk aneka kegiatan outdoor yang menyenangkan seperti flying fox, pendakian, sepeda gunung, hingga melakukan kamping di sini dengan aman dan nyaman.

Selain kegiatan luar ruangan yang menguras energi dan adrenalin, Anda bisa menikmati serunya sekolah alam. Pengelola menyediakan aneka bibit buah dan sayuran yang bisa ditanam langsung oleh wisatawan. Selanjutnya, Anda yang ingin makan buah segar bisa berkunjung ke agrowisata yang ada di sana untuk memetik buah langsung dari pohonnya.

Anda disarankan untuk datang sepagi mungkin. Kalau Anda datang dengan kereta, pesan tiket kereta api malam agar bisa sampai di sini pagi buta.

Kalau Anda tidak bisa mengusahakan datang pagi, menginaplah barang semalam di Kota Malang. Gunakan aplikasi Traveloka untuk mendapatkan hotel di tengah kota atau dekat dengan kampung wisata ini.

5. Kampoeng Goenoeng

Kampoeng Goenoeng - surabaya.panduanwisata.id
Hampir sama dengan Kampung Pujon Kidul, wisatawan bisa menikmati keindahan alam sembari berkeliling di rumah penduduk yang memiliki banyak taman bunga. Kampung ini menawarkan wisata petik bunga dan buah segar yang bisa langsung dikonsumsi di tempat.

Aktivitas lain yang bisa dilakukan di sini adalah mancakrida dan sekolah alam. Anda bisa menikmati hari di sini untuk bersenang-senang dan relaksasi pikiran. Kampung Goenoeng juga memiliki banyak sapi perah. Anda bisa datang ke sini saat sore hari untuk ikut memerah susuh secara langsung dan mengolahnya jadi susu segar siap minum.

Setelah puas berkeliling, Anda bisa menyantap aneka kuliner tradisional yang dimasak oleh penduduk setempat. Pengelola menyediakan tempat terbuka untuk makan dengan latar belakang pegunungan dan persawahan.

Itulah kampung wisata di Malang yang siap menunggu Anda saat liburan. Semoga daftar di atas bisa Anda gunakan acuan sebelum melancong ke Kota Bunga.

1 komentar:
Write komentar
  1. wah menarik ya, apalagi pas sekarang ini akhir tahun cocok buat liburan, sepertinya saya akan suka traveling ke point yang nomor 1 deh, liat warna warni nya yang bikin minat hati ingin kesana

    BalasHapus