Rabu, 16 Agustus 2017

Segarkan Kembali Udara di Rumah dengan Ini

Rumah Yang Asri Nan Segar

Ternyata, polusi tidak hanya terjadi di luar sana yang penuh dengan asap yang dihasilkan oleh kendaraan atau asap dari pabrik saja. Tanpa disadari, polusi juga bisa terjadi di dalam ruangan atau yang biasa juga sering disebut dengan Indoor Air Pollution. Polusi udara tersebut bisa timbul dari beberapa hal, mulai dari gas hasil proses rumah tangga di dapur seperti karbon dioksida dan bahkan juga karbon monoksida, debu dari sel-sel kulit mati manusia, rambut dari hewan peliharaan dan lain-lain. Setelah Anda melakukan renovasi rumah juga biasanya sering meninggalkan residu atau sisa-sisa yang menyebabkan polusi udara di rumah.

Hal-hal tersebut yang memberikan dampak berupa gangguan kesehatan yang cukup berbahaya. Dimulai dari keringnya mata, sakit kepala, gangguan pernapasan dan kelelahan. Hal ini sering terjadi karena Anda tidak menyadari dan tidak mengetahui bahwa Anda sedang berhadapan dengan polusi. Karena dari itu, Anda harus lebih peka terhadap hal-hal seperti itu di rumah. Segarkan kembali udara di rumah Anda dengan mengikuti beberapa tips di bawah ini agar oksigen kembali menguasai rumah Anda.

Bersihkan Ventilasi Udara

Sebagai salah satu benda yang merupakan tempat keluar masuknya udara, tentu benda ini harus sering dibersihkan. Berbagai macam kotoran seperti debu tentunya akan menempel di tempat ini. Sama juga halnya dengan jendela, bersihkan dan hilangkan juga setiap kotoran yang menempel. Jangan biarkan setiap udara segar dari luar yang masuk ke dalam rumah melewati tumpukan debu yang membuat udara yang masuk tersebut jadi ikut tercemar. Sama halnya juga dengan AC yang ikut menyaring debu dan kotoran dari udara. Rutinlah bersihkan AC agar setiap kotoran di udara tersebut ikut dibersihkan dan udara di rumah jadi bebas debu!

Ganti Secara Teratur

Tanpa disadari, ternyata kualitas udara di kamar tidur juga sedikit banyak dipengaruhi oleh kondisi dari sarung bantal dan selimut di tempat tidur Anda. Hal ini karena bisa saja debu berupa sel-sel kulit mati atau bahkan tungau menempel di tempat-tempat tersebut dan dapat berdampak terhadap kesehatan Anda terutama pada pernapasan Anda. Cuci bantal, sprei dan selimut dengan rutin minimal seminggu sekali. Bahkan, akan jauh lebih baik apabila menggunakan bantal, sprei dan selimut yang memiliki teknologi anti alergi dan anti tungau sehingga tidur pun bisa jadi lebih nyaman dan nyenyak.

Beli Tanaman

Fungsi lain dari tanaman hias selain untuk dekorasi juga ternyata bisa digunakan untuk membersihkan udara di dalam rumah. Pilihlah beberapa tanaman terutama tanaman hias yang memang berfungsi sebagai pembersih udara tersebut untuk bisa menyerap racun-racun di dalam ruangan dan bisa memproduksi oksigen sehingga udara jadi lebih segar.

Ganti Deterjen

Beberapa jenis deterjen baik untuk mencuci atau berfungsi sebagai pelembut mmengandung beberapa bahan kimia yang bersifat karsinogen yang mana dapat memengaruhi kondisi paru-paru, hidung, dan tenggorokan Anda. Karena itu, lebih baik pilihlah deterjen yang ramah lingkungan untuk digunakan di rumah Anda.

Buang Penyegar Udara

Ada sebuah studi yang mengatakan bahwa penyegar dan pembersih udara yang biasanya dijual bebas di toko-toko mengadung beberapa bahan beracun seperti butana, aseton, propane dan folmaldehid yang bertanggung jawab terhadap beberapa penyakit dan gangguan pernapasan serius. Hindari penggunaan pengharum ruangan yang mengandung bahan-bahan kimia. Untuk mendapatkan udara yang lebih segar, lebih baik sering membuka jendela dan membiarkan udara segar masuk. Minimal, gunakan pengharum ruangan alami yang bisa diperoleh dari beberapa bunga atau tanaman yang bisa memberikan wangi yang segar dan harum.

Tidak ada komentar:
Write komentar